AlhamduliLlah, Terima Kasih, Ya Rabbi…

“Fal, ini nih buat kamu”

“apa ini teh?”

“buat kamu”

“Wah Alhamdulillah, makasih teh”

Pagi ini dikejutkan oleh the Siti yang datang ke kamar untuk memberikan souvenir dari Cirebon. Sebuah kaos dengan motif khas Cirebon.

Pemberian tersebut membuat saya bersyukur, sangat bersyukur, bukan karena kaosnya, tapi karena pengalaman yang telah saya lewati dari tahun 2012.

Pengalaman yang tidak semua orang bisa merasakannya, pengalaman yang membuat saya paham bahwa Indonesia begitu luas dan beragam, pengalaman yang memperkaya hidup saya, pengalaman yang membuat saya yakin bahwa saya harus berkontibusi untuk negeri ini.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan Teh Siti dan kawan-kawan SM-3T UPI 2012. Yang mempertemukan saya dengan 2 orang luar biasa. Yang mempertemukan saya dengan orang-orang yang mempunyai mimpi dan memiliki intergritas tinggi. Yang mempertemukan saya dengan orang-orang yang mengajari saya banyak hal. Persahabatan, pengabdian, hidup sebagai makhluk sosial, dan cinta.

Pengalaman yang menghantarkan saya merasakan tinggal di sebuah pulau eksotis, dengan keindahan alam yang luar biasa, dengan masyarakat yang begitu ramah, dengan kenangan yang menyentuh di hati.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan kak Sinta, bertetangga dengan Bapak Blasius dan Mama Linda. Bertemu dengan Mamak dan Bapak Hua sekeluarga, mamak Bin, Om obet, Om Abet, Bapak Cha, dan seluruh warga SMA N 1 Semau.

Pengalaman yang menghantarkan saya untuk menjadi bagian dari penduduk Otan, yang membuat saya menjadi warga dusun tete’

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan siswa SMA N 1 Semau.

Pengalaman yang mengajari saya tentang arti hidup, tentang arti keluarga, tentang arti toleransi, tentang arti perjuangan, tentang arti Indonesia yang seutuhnya.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan Mba Siti, Mba Amel, Mba Atin, dan kawan-kawan dari LPTK lain yang mendedikasikan dirinya untuk pendidikan.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan ustadz Bayu, Pak Haji, dan saudara-saudara muslim lain yang memberikan saya pelajaran tentang bagaimana menjadi seorang muslim minoritas.

“Maka nikmat Tuhan-mu manakah yang engkau dustakan?”

Lalu, masuk ke asrama PPG UPI, memperkaya pengalaman yang saya miliki. Saya kembali bertemu dengan orang-orang yang luar biasa. Mengalami pengalaman yang juga luar biasa.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan dinginnya subuh di Bumi Siliwangi. Yang mempertemukan saya dengan nikmatnya menjaga ibadah yaumiyah. Yang mempertemukan saya dengan nyamannya menghadiri kajian-kajian. Yang mempertemukan saya dengan bahagianya berusaha dekat dengan Dia. T.T

Pengalaman yang mengajari saya tentang arti keikhlasan dan kerelaan.

Pengalaman yang mempertemukan saya dengan para pengajar yang begitu concern pada nasib pendidikan di Indonesia. Yang begitu tulus mengajari kami untuk menjadi guru yang sebenarnya. Pengalam yang mempertemukan saya untuk mengajar di salah satu sekolah terbaik nasional. Yang mempertemukan saya dengan Bu Sri dan Pak Marinsan.

Pengalaman yang mengajari saya untuk mangajar dengan hati.

Pengalaman yang mempertemukan dengan kawan-kawan dari Jakarta, Aceh, Riau, Makassar, dan Surabaya. Pengalaman yang mempertemukan saya dengan kawan yang senantiasa mengingatkan akan pentingnya Sunnah. Yang mempertemukan saya dengan kawan yang begitu menjaga diri, sehingga saya terkadang malu bila membandingkan diri dengannya. Yang mempertemukan saya dengan orang-orang yang begitu giat mempertahankan integritasnya. Pengalaman yang mempertemukan saya dengan orang-orang yang berbeda dalam menyampaikan cinta dan menanggapi cinta.

Pengalaman yang mengajari saya untuk paham dan mengerti, bahwa hidup ini bukanlah untuk diri sendiri.

“Maka nikmat Tuhan-mu manakah yang engkau dustakan?”

Rasanya terima kasih saja tidak cukup, namun 2012-2015 bukan waktu yang sebentar, dan setiap rahmat yang diberikan sungguh sudah tidak terhitung.

Maka, terima kasih banyak.

Pak Nuh, Dikti, SM-3T, UPI, dan semua pihak yang telah memberikan kesempatan berharga ini.

Dan tentu saja, Puji Syukur kehadirat-Mu, Ya rabb.

Bila tanpa rahmat-Mu, tak mungkin hamba bisa merasakan pengalaman yang luar biasa ini.

AlhamduliLlah, Terima Kasih, Ya Rabbi… T.T

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s