Pose, Pause, Pounce, and Bounce : Salah Satu Strategi Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa

Secara kebetulan ketika sedang asyik browsing dalam rangka menambah kapasitas diri (read: mencari bahan bacaan), saya menemukan artikel menarik dari @teachertoolkit berkaitan dengan strategi yang bisa dilakukan oleh guru dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir siswa.

Suatu strategi yang menurut saya sangat efektif dalam meningkatkan kemahiran siswa mengkaji suatu permasalahan dan berpendapat tentang permasalahan tersebut. Selain itu, strategi ini juga mengenalkan dan memahirkan siswa untuk menyampaikan argumentasi ilmiah. Argumen yang berdasarkan pada fakta-fakta dan bukti-bukti argumen yang mereka sampaikan.

Nurturant effect yang dihasilkan oleh strategi ini juga sangat bermanfaat bagi siswa. Menurut saya, strategi ini akan memupuk rasa percaya diri pada siswa untuk berpendapat, menghargai pendapat orang lain, dan tentu saja kemahiran mereka untuk mengkaji dan menemukan solusi dalam menghadapi suatu permasalahan.

Lalu bagaimana penerapannya? P3B memiliki 4 langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh guru, yakni :

  1. Pose (ajukan) pertanyaan kepada seluruh siswa
  2. Pause (berhenti sebentar) untuk memberikan siswa waktu yang cukup untuk berpikir, setidaknya 10 detik.
  3. Pounce (tunjuk secara mendadak) siswa untuk menjawab pertanyaan yang diajukan
  4. Bounce (lemparkan) jawaban pertama kepada siswa yang lain secara mendadak untuk mendengar pendapat mereka tentang jawaban tersebut. Pastikan seluruh kelas mendapat giliran untuk memberikan jawaban atau memberikan pendapat.

Penerapan P3B. Diadaptasi dari @teachertoolkit

Karena kerajinan dan memang sudah lama tidak ‘ngomik’, maka strategi P3B coba saya adaptasikan dalam komik di atas. Saat saya posting pertama kali di FB, ada adik tingkat saya, Andi, yang berpendapat bahwa strategi tersebut sukses membuat dia dan kawan-kawannya saat pelatihan untuk berani mengutarakan pendapat, serta membuat peserta pelatihan yang tadinya pasif menjadi aktif, dengan syarat strategi P3B harus diselingi oleh Humor. Andi saat itu mengikuti pelatihan sebagai marketing di sebuah perusahan otomotif.

Keberhasilan P3B dalam Pelatihan Calon Marketing

P3B Berhasil Membuat Peserta Berani Mengutarakan Pendapat dan Berpikir Lebih Dalam

P3B Membuat Peserta Pelatihan yang Pasif Menjadi Aktif, dengan Syarat Diselingi Humor

P3B Membuat Peserta Pelatihan yang Pasif Menjadi Aktif, dengan Syarat Diselingi Humor

Lain halnya dengan Fajar, partner saya kelak di GM School. Dia berpendapat bahwa penerapan P3B ini kurang efektif untuk materi-materi yang belum dipelajari oleh siswa. Saya percaya, P3B memang cocok saat tahap apersepsi, berdiskusi dengan syarat siswa harus membaca terlebih dahulu, dan saat menyimpulkan. Dimana pada saat tahap tersebut siswa sudah memiliki pengetahuan, fakta-fakta dan bukti-bukti, yang bisa menjadi bahan mereka menganalisis permasalahan dan mengutarakan pendapat.

P3B Kurang Efektif untuk Materi-Materi yang Belum Dipelajari oleh Siswa

P3B Kurang Efektif untuk Materi-Materi yang Belum Dipelajari oleh Siswa

Sedangkan Mr. Abe, sependapat dengan saya bahwa strategi ini merupakan strategi yang memiliki efektifitas tinggi.

P3B sebagai Strategi dengan Efektifitas Tinggi

P3B sebagai Strategi dengan Efektifitas Tinggi

Afterall, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, P3B layak menjadi alternatif strategi yang bisa dilakukan oleh guru dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Hal yang harus diperhatikan adalah guru harus sabar dalam melakukan 4 aktivitas ini, jangan sampai karena tidak sabar guru akhirnya langsung mengemukakan jawaban yang benar dari pertanyaan yang diajukan.
Kan gak seru lagi.
hehehe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s