Ada

Ada cemas yang membersamai harap,
Ada ragu yang menggenapkan keyakinan,
Ada takut yang melengkapi kemantapan.
Sungguh hati ini cemas, ragu, dan takut,

Karena apalah diri ini,
Tak seperti Yusuf,
Yang mempesona dengan penuh kehati-hatian dalam penjagaan diri.

Karena apalah diri ini,
Tak seperti Musa,
Yang kuat dengan penuh kesabaran menghadapi bangkangnya pengikut.

Karena apalah diri ini,
Tak seperti Sulaiman,
Yang sabarnya terwujud dalam syukur atas segala karunia-Nya

Karena apalah diri ini,
Tak seperti Ayyub,
Yang syukurnya terwujud dalam sabar pada setiap ujian dari-Nya

Karena apalah diri ini.

Namun, takkan pernah berhenti berharap pada-Nya.
Takkan pernah hilang keyakinan atas janji-Nya,
Takkan pernah melepaskan kemantapan atas ketetapan-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s