Tetap Berada dalam Jama’ah

ee

Dengan tetap berada di dalam jama’ah, bukan berarti kita bersih tanpa cela.
Kita sadar, dalam seikat rambutan, ada rambutan yang busuk, yang belum matang, berulat, dan tentu saja rambutan yang bagus.
Kita sadar, dalam segerombolan domba ternak, ada yang cacat, yang buta, Dan tentu saja domba yang berkualitas super.
Kita sadar, ada banyak hal yang harus diperbaki dalam jama’ah ini.
Tapi itu semua bukan jadi alasan untuk melepaskan diri dari jama’ah.
Ada cita-cita tertinggi yang mestinya menghujam dalam hati, bergerak dalam jama’ah sebagai ikhtiar kita agar menjadi bagian dari kelompok “mereka mencintai Allah dan Allah mencintai mereka”.
Sambil terus memperbaiki kualitas intelektual, spiritual, emosional, amal, dsb.
Ah…. Harap dalam hati, jangan sampai jadi bagian dari “yang berguguran di jalan dakwah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s