Saat Senja

​Saat senja menjelang, 

kursi-kursi yang terangkat rapi, 

menjadi saksi, 

Bahwa apa yang kita lakukan untuk mendidik mereka, 

Tak selalu berbuah manis senyum tersimpul. 

Kadang kala ada celetuk tercipta, 

Yang membuat kita mengusap dada. 


Sabar. 

Hati kita harus lebih lapang dari telaga.

Sehingga asin garam tingkah mereka tidak merubah rasa, 

Manis didikan kita pada mereka. 

Sabar. 

In sya Allah.. Buah manis ikhlas mendidik tidak perlu terasa saat ini. 

Saat senja menjelang, 

kursi-kursi yang terangkat rapi, 

Juga menjadi saksi, 

Bahwa doa kita untuk mereka, 

Tidak akan menua bersama senja. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s