Tahun Kedua Menjadi Homeroom Teacher

​Ketika mendapat amanah menjadi homeroom teacher, dengan segala penjelasan tentang peran dan tugasnya, pada awalnya saya merasa ‘deg-degan’. Terlalu banyak hal yang baru yang harus ditangani. 

But, that time I believed that Allah memberi amanah baru pasti lengkap wasilah cara meng-handle amanah tersebut. 

Dan benar saja, setahun lalu saya banyak belajar. 

Dari pimpinan yang tak hentinya membimbing, yang tak hentinya memberikan kepercayaan untuk mendidik siswa dengan cara kami masing-masing, tetapi tetap dalam koridor yang benar. 

Dari para konselor sekolah yang banyak memberikan saran dan tips dalam menghadapi siswa dengan berbagai keunikannya. 

Dari para kolega HRT yang tidak segan membagi ilmu, pengalaman, dan semangatnya dalam mendidik siswa. 

Tidak terasa setahun berlalu, semangat untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi siswa seringkali naik-turun, seiring dengan banyaknya tantangan yang datang. Tapi bersama mereka, rasanya tidak ada masalah yang tidak ada solusinya.

Dan ini tahun kedua saya kembali menjadi HRT, mengutip apa kata Mr. Rofi, “Saya bersyukur bisa berada di tengah-tengah orang hebat ini…:)🙏” Saya lebih bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s