Mari Belajar dari Ibrahim

Mari belajar dari Ibrahim, yang begitu sempurna cita-citanya dalam doa:
Bagi dirinya, agar dimasukkan ke dalam golongan orang sholeh dan menjadi pelopor kebaikan bagi orang-orang setelahnya.
Bagi keluarganya, agar dikaruniai putra yang mampu mewarisi ideologi yang dimiliki.
Bagi masyarakatnya, agar menjadi masyarakat yang senantiasa membaca ayat-ayat-Nya dan menyucikan diri.
Bagi negerinya, agar menjadi negeri yang aman, sejahtera dan berlimpah rezeki.

14183835_10208750168263571_9006909784830613928_n

Mari belajar dari Ibrahim, yang begitu sempurna cita-citanya terlaku dalam tindakan nyata:
Menselisihi para penyembah berhala, hingga dibakar dalam api.
Meninggalkan putra yang diidamkan di tanah tandus, hingga sang ibu berpeluh mencari air.
Menyembelih sang putra tersebut, hingga terganti seekor kambing.

Mari belajar dari Ibrahim, bahwa cita-cita yang tinggi harus hadir dalam doa, terlaku dalam tindakan nyata.
Lalu bertawakkal pada-Nya.
Bahwa cara meringankan sebuah amanah, sebuah perintah, adalah dengan melaksanakannya.
Hikmah dan ibrahnya akan datang kemudian.

Ya, mari belajar dari Ibrahim.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s