Kotori Saja

Biarkan papan itu kotor,
Oleh goresan tangan,
Salah,
Benar,
Tidak usah khawatir.
Semuanya adalah proses.
Kelak kalian juga akan menikmati hasilnya.
Tidak sekarang.
Sungguh tidak sekarang.
Di sana,
Jauh di sana.
Di ujung perjalanan barangkali.
Di tengah perjalanan barangkali.
Ketika bibir ini sudah tidak lagi bisa memberikan nasehat, perintah, bahkan ocehan,
Yang saya tahu membuat kalian bosan mendengarnya.

wp-image-1204141886jpeg.jpeg


Kotori,
Hapus lagi,
Kotori lagi
Hapus kembali,
Biarkan papan itu kotor,
Oleh kesalahan,
Oleh kegagalan,
Habiskan semua jatah kegagalan itu sekarang.
Hingga kelak kalian tidak usah merasakannya lagi,
Melakukannya lagi.
Karena kita tahu di depan sana,
Tangan ini tidak akan selalu ada untuk mengelus punggung kalian, menenangkan kalian bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Biarkan kotor.
Tak perlu khawatir.
Usahakan yang terbaik.
Berdoa untuk yang terbaik.
Lalu bersabar dan tegarkan diri.
Kelak datanglah lagi,
Bertahun yang akan datang.
Buktikan pada orang tua ini,
Bahwa kalian memang yang terbaik di antara yang terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s