Betapa Menyenangkannya Menjadi Seorang Guru

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar.
Tentang arti keras dan tegas.
Tentang arti menceramahi dan memberikan teladan.
Karena terkadang kita lupa,
Bahwa mengeluarkan amarah takkan menunjukkan bahwa diri kita adalah pendidik yang tegas, siswa akan melabeli kita guru yang galak.
Bahwa mengomel atas perilaku mereka takkan bisa menyentuh hati, yang hanya bisa dilakukan dengan memberikan teladan.

14485017_10208963409194461_6240041973478844993_n

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar,
Dari para guru, yang memarahi bukan karena sekedar luapan emosi sesaat, tetapi karena ketakutan akan amanah yang diberikan padanya untuk mendidik dan membentuk anak didiknya agar siap menghadapi masa depannya kelak.
Dari para guru, yang menasehati bukan karena merasa dirinya benar, tetapi karena tidak ingin anak didiknya melakukan kesalahan yang kelak membuatnya menyesal di masa yang akan datang.

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar, tentang bagaimana mendidik dan menghadirkan nama-nama itu dalam setiap doa, agar Allah jadikan mereka pelopor kebaikan dimanapun mereka berada kelak.

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar,
Menjadi guru bukan soal gelar Sarjana Pendidikan dan Sertifikat Pendidik, akan tetapi tentang kebanggaan diri dan rasa syukur, serta rasa khawatir.
Bahwa tidak setiap insan diberikan kesempatan untuk menempuh jalan ini.
Jalan yang memudahkan langkah ke surga-Nya, atau justru menjerumuskan ke dalam neraka-Nya.

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar, dari celoteh seorang anak,
“Bah, saya sudah tidak pernah kesiangan lagi solat subuhnya. Sekolahpun sudah gak pernah kesiangan, kan?”
Dari curhatan seorang siswi,
“Bah, kayaknya saya mau lanjut kuliah sesuai minat saya. Saya sudah buat ortu saya percaya sama pilihan saya.”
Dari permintaan di malam hari,
“Bah, tolong buatkan soal dong. Saya mau belajar.”
Bahwa yang diperlukan adalah percikan semangat melalui secuil perhatian, untuk menjadikan pribadi-pribadi itu terbangun dan perlahan berlari.

Sungguh, tahun-tahun ini saya belajar,
Betapa menyenangkannya menjadi seorang guru.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s