Peningkatan Capaian Belajar dengan Pendekatan Biggs

The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires.  -William Arthur Ward

Sebagai seorang guru, terkadang kita menemukan siswa yang memiliki semangat yang tinggi dalam pembelajaran, sehingga membuatnya memiliki prestasi akademik yang baik. Tapi terkadang kita juga menemukan siswa dengan karakter yang sebaliknya. Jangankan untuk belajar hal-hal yang lebih kompleks dan mendalam, untuk belajar apa yang kita ajarkan di dalam kelas saja kita harus ‘mendorong’ mereka dengan sekuat tenaga.

img_20160726_080119

Belajar Bagaimana Karakteristik Gelombang Bunyi Melalui Permainan Gitar

Ya, jadi muncul pertanyaan kenapa ada siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, sedangkan yang lain motivasi belajarnya rendah?

Kalau berbicara tentang motivasi, kita sudah tahu bahwa akan ada dua motivasi dalam tiap diri manusia. Motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Jika yang kita hadapi adalah siswa yang memiliki motivasi dalam dirinya rendah, apa yang mesti guru lakukan agar bisa membantu siswa untuk meningkatkan motivasi belajarnya?  Untuk meningkatkan pencapaian akademiknya.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pencapaian akademik adalah metode yang diajukan oleh Biggs (1987) dimana dia menggabungkan motivasi belajar siswa dalam menyelesaikan tugas dengan sebuah strategi metakognitif sehingga menghasilkan sebuah pemisahan pendekatan pembelajaran.  Biggs kemudian menemukan bahwa setidaknya ada tiga pendekatan yang bisa digunakan, yakni pendekatan luar (surface approach), pendekatan  mendalam (deep approach), dan pendekatan pencapaian (achieving approach).

Pendekatan luar (surface approach) tersusun dari motivasi dan strategi yang dangkal, dimana usaha-usaha yang dilakukan siswa termotivasi oleh pencapaian standar minimum akademik yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Pendekatan ini hanya terbatas pada mengingat pengetahuan inti.

Pendekatan  mendalam (deep approach) tersusun dari motivasi  dan strategi yang lebih dalam, seperti usaha untuk aktualisasi diri dan kompetensi. Salah satu usaha dalam pendekatan ini adalah mengaitkan informasi dengan pengetahuan sebelumnya.

Pendekatan pencapaian (achieving approach) tersusun dari motivasi dan strategi untuk mencapai sesuatu, dimana pendekatan ini ditandai dengan kuatnya ambisi pribadi siswa untuk mencapai nilai tertinggi. Usaha yang muncul dalam pendekatan ini diantaranya pengaturan waktu dan kondisi serta regulasi prilaku untuk mencapai tingkatan siswa yang baik.

Berdasarkan ketiga pendekatan ini, dapat kita simpulkan bahwa yang bisa guru lakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan melakukan pendekatan yang bertahap sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.

Jika kita ingin siswa hanya belajar atau mengusai materi sekedar untuk lulus KKM saja, maka cukuplah kita ajari mereka dengan menggunakan persaman-persaman, langsung dengan contoh soal, tanpa menghubungkan dengan realitas dan pengetahuan yang mereka miliki dalam kehidupan seharihari. Namun, jika kita ingin siswa mendapatkan pemahaman bahwa mereka belajar untuk sesuatu yang lebih besar, untuk sesuatu di masa yang akan datang, tugas kita dalah bagaimana mengemas pembelajaran sehingga lebih berkesan dan sesuai dengan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui fenomena-fenomena yang sering dijumpai di dalam kehidupan mereka.

Ini tentu saja membutuhkan kemampuan pengamatan yang jeli dari seorang guru. bagaimana guru haru menjadi pengamat yang ulung atas fenomena yang ada di sekitarnya. Kemudian meramunya menjadi pembelajaran yang penuh makna di dalam kelas. Sehingga dapat memicu motivasi siswa untuk tersu belajar dan mengembangkan kompetensinya sendiri. Bukan hanya sekedar untuk mencapai KKM semata.

Tugas yang sulit. Tapi inilah tantangannya menjadi sorang guru.

Referensi

Biggs, John B. ( 1987). Student approaches to learning and studying. Melbourne: Australian Council for Educational Research.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s