Market & Art Day dan Semangat Berani Beda

Semangat keseragaman dalam tiap aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan, telah mengesampingkan kenyataan bahwa setiap individu memiliki perbedaan karakter, pola pikir, kemampuan, dan sifatnya masing-masing. Yang mereka bawa dari latar belakang keluarga, lingkungan, suku, etnis, dan agama.

Semangat keseragaman dalam pendidikan meminta siswa untuk selalu sama, bahkan cenderung memaksa. Sehingga terbentuklah suatu pandangan bahwa beda itu ‘aneh’, beda itu ‘jelek’, beda itu ‘salah’.

Sebagai contoh pada pembelajaran menggambar, siswa yang menggambar bunga mendapatkan nilai yang lebih kecil dari yang menggambar dua gunung dengan jalan dan pematang sawah.

15665870_10209765047474917_3214816637954853528_n

Atau siswa yang menjawab soal dengan kata-kata sendiri mendapat nilai yang lebih kecil dengan siswa yang menjawab sesuai teks di buku.

Atau pemberian contoh pemuaian pada benda padat harus rel kereta api padahal di daerah tersebut tidak ada kereta api.

Dan banyak lagi hal lainnya yang harus sama.
Semangat ke-harus-sama-an inilah yang bisa jadi menjadikan kurang siapnya siswa saat terjun di masyarakat, bahwa masyarakat adalah suatu komunitas yang multikultur. Bisa jadi berbeda suku, agama, etnis, kebiasaan, bahkan pola pikir.

Ketidaksiapan kemudian berakibat pada kurangnya rasa hormat pada perbedaan, memandang ‘jelek’ yang tidak seragam, bahkan yang lebih ekstrim adalah menolak dan berakibat pada konflik.

Dengan semangat menghadirkan pembelajaran di dalam dan di luar kelas yang memfasilitasi pembelajaran multikutural, tema market dan art day tahun ini memberikan kesempatan kepada siswa SMA Global Madani untuk menghadirkan food and beverage sesuai dengan tema kelas yang telah disepakati pada awal tahun pelajaran lalu.

Harapannya para siswa sadar akan keanekaragaman yang ada di Indonesia, sehingga mereka mampu menghargai tiap perbedaan yang ada, belajar bertoleransi, dan berani tampil beda sesuai dengan jati dirinya.
Kelak mereka siap dan sadar akan posisinya di masyarakat.
Siap dan sadar, bahwa berpelangi dalam hidup itu indah.

In pic : Kelas XII MIPA 1 menyiapkan jagung titi sebagai makanan khas dari Flores-NTT

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s