Spasi

Ada saatnya dinding adalah kawan yang paling pandai diajak berbincang,
Tentang apa saja.
Kekhawatiran,
Ketakutan,
Bahkan hanya sekedar obrolan tentang jalanan yang semakin hari semakin padat.
Dan ada kalanya langit-langit adalah seorang pendengar yang baik,
Kau hanya perlu merebahkan badanmu,
Menghadapkan wajahmu ke atas,
Membiarkan matamu tersilau lampu kamar,
Lalu mulailah bercerita.

12728499_1567567753561140_603836868_n

Dinding,
langit-langit,
Barangkali bisa menjadi kawanmu,
Terlebih jika berbicara dengan orang lain membuatmu jengah,
Terlebih jika berbicara dengan orang lain membuatmu bosan,
Karena kau tahu mereka tidak akan pernah mengerti adanya roller coaster di dalam kepalamu.
Atau barangkali kau hanya perlu memberikan spasi pada rangkaian kata yang kau tulis,
Pada lembaran-lembaran kertas yang kau coreti sedari pagi.
Memberikan jeda,
Agar paru-parumu yang terengah sedari pagi,
Beristirahat.
Atau barangkali kau hanya rindu,
Pada buah hatimu,
Pada kekasih hatimu?
Entahlah.
Mereka bilang rindu itu baik,
Tapi percayalah,
rasanya memuakkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s