Senja Itu

Senja menjadi saksi,

Setelah salam tersambut,

Pintu terbuka,

Ada senyum dibalik pintu,

Semanis irisan surga tersiram madu.

Manis sekali.

wp-image-1418359137jpeg.jpeg

 

Senja menjadi saksi,

Setelah adzan berkumandang,

Mushaf tertutup,

Ada jemari yang menghapus tetes air mata,

Seolah beban tersampaikan.

Lega sekali.

Senja menjadi saksi,

Setelah segelas tersuguhkan,

“Doa dulu A.”, tersambut senyum.

Ada impian-impian yang menyegarkan perjalanan,

Selayaknya tetes air pertama yang membasahi kerongkongan.

Segar sekali.
Senja menjadi saksi,

Setelah nikmat iman dan islam,

Kesehatan dan keluarga.

Ada satu nama yang senantiasa tersyukuri,

Selayaknya nafas yang terhela.

Selayaknya mata yang terkedip.

Selayaknya jantung yang terdebar.

Selayaknya cinta yang tersemi.

Dalam hati.

Indah sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s