Rindu yang Gemerisik

Rindu ini gemerisik,
Beriak,
Dalam dada.
Pada tangis yang mengejutkan malam,
Pada muka kantuk-kantuk mencari tahu,
Basahkah popokmu?
Laparkah perutmu?
Atau sekedar mencari perhatian Abah-Umi yang terlelap ayam di sampingmu?

img_20170101_131846

Rindu ini gemerisik,
Beriak,
Dalam dada.
Pada wajah yang terkaget di dalam bak,
Pada jemari yang menggenggam erat lengan,
Dinginkah airnya?
Terlalu panaskah airnya?
Atau itu tanda inginmu Abah-Umi menemani lebih lama bermain air?
Rindu ini gemerisik,
Beriak,
Dalam dada.
Pada wajah tenang saat lelapmu,
Seolah waktu berhenti,
Senyum,
Erangan,
Indahkah mimpimu?
Burukkah mimpimu?
Atau kau hanya ingin membuat Abah-Umi terduduk memperhatikanmu lama-lama?

Rindu ini gemerisik,
Beriak,
Dalam dada.
Pada pipimu yang semakin montok,
menggoda,
Untuk diciumi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s