Simpangan Akan Berbalik

Tarif listrik 3 bulan terakhir bikin mengusap dada, sebenarnya Uminya Aza yang kepikiran, karena beliau yang urus bayar ini-itu. Saya mendengar nominalnya terkaget, “in sya Allah, Allah tambah lagi rejekinya.” Kalimat pamungkas yang biasanya keluar dari lisan saya, karena memang we can do nothing, except ask Allah for giving us more. .

Tadi siang kebaca sebuah berita berisi tentang TDL yang akan kembali naik di awal Juli. Yang terlintas di pikiran saya, “Ya Rabb, jadikan orang Indonesia berlimpah kekayaan, kalau memang pemerintah sudah tidak bisa subsidi ini-itu lagi.” Lagi-lagi, we can do nothing. .
IMG_20170620_011801_779.jpg
Lalu saya terbayang, bagaimana dengan orang-orang yang mengandalkan penghasilan harian, yang buat makan saja kesulitan. Bisakah survive dengan kondisi seperti ini? “Ah… Sok tahu kamu, Allah yang atur rejeki.. In sya Allah bisa survive.” Lagi-lagi, we can do nothing. .

Then I read this, from Salim A. Fillah’ s “Sunnah Sedirham Surga.”, mengingatkan saya tentang gelombang, yang memiliki simpangan, bergerak naik turun, membentuk bukit, membentuk lembah, dan tentu saja memiliki titik puncak dimana dia berbalik arah. .

We can do nothing for this condition, exactly, tapi kita bisa terus berdoa, terus bermunajat, semoga simpangan itu segera berbalik. Alamiah gelombang, semakin tinggi puncak gelombang, maka semakin dalam dasar lembah. Biar saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s