Itqan

Seorang muslim yang bekerja dengan penuh keikhlasan kepada Allah SWT pada akhirnya akan memiliki sifat itqon (baca ; profesional) dalam pekerjaannya. Dia sadar bahwa ketika dia hadir tepat waktu, melaksanakan kewajibannya dengan tuntas, tidak menunda pekerjaan, tidak meremehkan pekerjaan, adalah bagian yang penting dari bekerja itu sendiri yang dia tujukan sebagai ibadah kepada Allah SWT. .
.IMG_3151

Continue reading

Advertisements

Kenangan

Saya yakin, setiap diri kita memiliki kenangan masa kecil yang kita simpan rapih dalam kotak ingatan. Kita menyimpannya dengan apik, lalu dengan semakin bertambah dewasanya kita, kotak ingatan itu perlahan mulai kita kosongkan. Kita mulai melupakan kenangan masa kecil, membuang hal-hal yang dirasa tidak perlu, bahkan barangkali membuang semuanya. .
.

Padahal, saat kita menjadi orang tua, kotak ingatan masa kecil itu akan membantu kita, masuk ke dalam dunia anak kita, membagi pengalaman masa kecil kita dengan mereka. .
.april_2017-07-08-21-46-10-239.jpg

Melalui dongeng-dongeng yang kita ceritakan kembali, tiruan suara binatang, bermain peran, memberi nama setiap mainan, bahkan menari dan menyanyi lagu anak-anak.

Continue reading

Telaga Kautsar

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Anas r.a, pernah suatu saat RasuluLlah SAW sedang bersama para sahabat dalam keadaan tidur ringan. Beliau terbangun dan tersenyum. Para sahabat kemudian bertanya kenapa beliau tersenyum. “Baru saja turun padaku suatu surat.” Lalu beliau membacakan surat Al Kautsar: 1-3. . . “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berqurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus” . .

GOPR8885.JPG

Setelah itu beliau menjelaskan tentang makna dari Al – Kautsar. . “Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan oleh Rabbku ‘azza wa jalla. Sungai tersebut memiliki kebaikan yang banyak. Ia adalah telaga yang nanti akan didatangi oleh umatku pada hari kiamat nanti. Bejana (gelas) di telaga tersebut sejumlah bintang di langit. Namun ada dari sebagian hamba yang tidak bisa minum dari telaga tersebut.  Allah berfirman: Tidakkah engkau tahu bahwa mereka telah berbuat bid’ah sesudahmu.” (HR. Muslim no. 400). .
.
Selain memberikan kabar gembira kepada kita tentang adanya telaga RasuluLlah SAW di akhirat kelak, surat Al-Kautsar mengingatkan kepada kita tentang nikmat yang begitu banyak yang telah Allah berikan kepada kita. .
.

Sebagai seorang hamba sudah sepantasnya bagi kita untuk terus mensyukuri nikmat-nikmat yang Allah berikan, yang kita sadari dan yang kita tidak sadari, yang tampak dan yang tidak tampak. .
.

Continue reading

Wangi

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)
Foto Ahmad Naufal Umam.
Berharap diri yang bau ini terciprat wangi dari beliau-beliau yang harum ilmu dan hikmahnya selalu membuat diri ini terkagum.

Jealousy

Saat satu tahun akademik saya lewati pertama kali di Sekolah Global Madani sebagai Homeroom Teacher (HRT), saya harus menghadapi jealousy syndrome dari anak-anak yang tidak lagi menjadi bagian dari kelas saya di tahun akademik berikutnya.

Sejujurnya saya merasa geli melihat tingkah mereka saat itu. Ada yang bilang saya pilih kasih, nda care lagi, bahkan sampai ada yang menampilkan prilaku ‘ngambek’ yang parah. Tapi, seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka paham bahwa siapapun HRT-nya, menjadi pribadi yang senantiasa memperbaiki diri adalah tanggung jawab diri sendiri, bukan karena diminta oleh HRT.
Foto Ahmad Naufal Umam.
Satu tahun akademik terlewati kembali. Mereka lulus dengan baik. Saya bangga dengan pencapaian akademik dan perilaku mereka, baik yang menjadi bagian dari kelas saya maupun yang tidak.

Continue reading

Doa

Doa merupakan hal yang mendasar yang harus selalu dilakukan oleh kita sebagai orangtua. Karena doa orangtua untuk anaknya selalu dikabulkan oleh Allah. .
.

Dengan doa, rasa sayang kita pada anak-anak akan semakin tumbuh, rasa cinta kasih akan makin berkembang di hati kita, sehingga akhirnya akan timbul kekuatan untuk terus menjalankan amanah sebagai orangtua dengan sebaik-baiknya. Karena kita yakin, Allah memberikan amanah tersebut bukan karena ‘kita sudah saatnya jadi orangtua’ atau bahkan ‘kebetulan’ semata. .
.
Foto Ahmad Naufal Umam.
Inilah sunnah RasuluLlah dalam mendidik anak, mendoakan kebaikan bagi mereka. Berdoa agar Allah memberkahi tiap tahap hidup mereka dengan amalan-amalan kebaikan. .
.
Continue reading

Menjadi Guru

Pagi ini, setelah membaca Surat Al-Kahf, saya meminta seorang anak untuk membacakan terjemah ayat ke-10 dari surat tersebut. Saya menceritakan kepada anak-anak bahwa dalam ayat tersebut terdapat doa yang dibaca oleh pemuda Kahfi ketika masuk ke dalam gua. Doa yang bisa dilafalkan agar Allah memberikan rahmat-Nya dan menyempurnakan setiap urusan. Seperti ujian dan urusan-urusan lainnya. Kamipun melafalkan doa tersebut bersama-sama.
Lalu pelajaran pertama dimulai.

Setelah pergantian jam, sebuah buku catatan terbuka di atas meja salah satu anak, potongan ayat yang kami baca tadi lengkap dengan terjemahnya tertulis di sana. Ternyata tanpa diminta, anak tersebut menuliskan potongan ayat tersebut. 

Foto Ahmad Naufal Umam.

Saya menghela nafas. Ah.. sungguh benarlah menjadi guru itu bagai berada di ladang amal yang terhampar luas. Saat kita memberikan kebaikan, maka kebaikan itu akan menjadi amal jariyah yang pahalanya akan mengalir terus menerus kepada kita. Namun sebaliknya, menjadi guru juga bisa menjadi beban yang berat. Karena ketika yang kita bagikan adalah keburukan, maka hal itu juga akan menjadi dosa jariyah yang kelak konsekuensinya terus mengarah kepada kita.