Ketika Sosok Itu Hadir

april_2017-03-24-17-49-36-749Yakinlah,
Saat sosok mungil tersebut Allah hadirkan ke dalam kehidupan kita,
Akan ada banyak hal yang berubah.
Tidak hanya sekedar perubahan waktu tidur,
Perubahan skala prioritas,
Perubahan kebiasaan,
Tapi juga perubahan cara pandang kita terhadap dunia.
You just found yourself take anything into consideration.
You pray a lot.
Hope a lot,
Not for yourself,
but for your child,
Your family. “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau… “(Q. S 2 : 128)

Abi dan Umi

Abi bagi saya adalah dosen, ustadz, sahabat, dan sekaligus orangtua yang selalu membimbing, yang memahami bakat orang terdekatnya, mendukung perkembangan dirinya, dan akhirnya memberikan kepercayaan bahwa orang tersebut bisa melakukan yang terbaik untuk setiap hal.

Umi bagi saya adalah pemberi semangat, kawan bercerita, rekan kerja, dan sekaligus orangtua yang selalu memberikan nasehat, menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan, yang mengajari untuk berpikir realistis dan penuh pertimbangan, serta pemberi contoh bagaimana seharusnya berbakti pada orang tua.
Bagi saya, Abi dan Umi adalah orang-orang yang menginspirasi untuk menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya.

img_20170129_220205_161

Bagi saya, Abi dan Umi adalah orang-orang yang begitu luar biasa, membimbing dan membantu untuk bertahan dalam segala hal, saking luar biasanya sampai tidak tahu bagaimana membalas setiap kebaikan dan ketulusan yang telah diberikan, kecuali mendoakan semoga Allah membalas dengan berlapis kebaikan dan keberkahan.
Haturnuhun Abi.. Haturnuhun Umi..

Why We Do Aqiqah

Muslim parents do not hold a “baby shower” prior to the child’s birth. We do aqiqah, a welcoming celebration which is held after the child is born. As RasuluLlah explained in hadist:

“It was narrated from Salman ibn ‘Aamir al-Dabbi that the Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) said: I heard the Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him) say: “ ‘Aqiqah is to be offered for a (newly born) boy, so slaughter (an animal) for him, and remove all dirt from him.” (H.R Bukhari)

The word aqiqah comes from the Arabic word ‘aq which means to cut. Some attribute this to the child’s first haircut, while others say that it refers to the slaughtering of the animal to provide meat for the meal.

Continue reading