Doa

Doa merupakan hal yang mendasar yang harus selalu dilakukan oleh kita sebagai orangtua. Karena doa orangtua untuk anaknya selalu dikabulkan oleh Allah. .
.

Dengan doa, rasa sayang kita pada anak-anak akan semakin tumbuh, rasa cinta kasih akan makin berkembang di hati kita, sehingga akhirnya akan timbul kekuatan untuk terus menjalankan amanah sebagai orangtua dengan sebaik-baiknya. Karena kita yakin, Allah memberikan amanah tersebut bukan karena ‘kita sudah saatnya jadi orangtua’ atau bahkan ‘kebetulan’ semata. .
.
Foto Ahmad Naufal Umam.
Inilah sunnah RasuluLlah dalam mendidik anak, mendoakan kebaikan bagi mereka. Berdoa agar Allah memberkahi tiap tahap hidup mereka dengan amalan-amalan kebaikan. .
.
Continue reading

Advertisements

Investasi

Rasulullah SAW bersabda, β€œApabila anak Adam telah meninggal dunia (mati) maka terputuslah seluruh amalnya, kecuali tiga perkara, yaitu shadaqah jariyah (yang ia berikan) atau ilmu yang ia manfaatkan kebaikan) atau anak shalih yang mendoakan dirinya.” (HR Muslim).
Dari hadist ini kita bisa ambil kesimpulan bahwa sesungguhnya anak adalah investasi, baik di dunia maupun di akhirat. Maka tugas kita sebagai orangtua adalah menjamin bahwa anak-anak kita berada dalam sebaik-baiknya pendidikan.

1498574313599

Continue reading

My Father Did (2)

Jadwal ini masih menempel di lemari.
Saya tahu kekaguman saya pada beliau tidak akan ada habisnya.
Semangat menuntut ilmu,
Selalu menjadwalkan waktu untuk membaca dan mengkaji kitab, koleksi bukunya selalu bertambah, bahkan sekarang koleksi buku beliau sudah mulai membahas isu-isu terkini.

IMG_20170531_222501_394.jpg
Terkadang malu bila melihat beliau duduk bertafakur di meja kecilnya,
Membuka tiap lembaran,
Mencatat yang beliau anggap penting,
Senyap.
Seolah ada pembatas antara beliau dengan dunia sekitarnya. .
Sewaktu kecil, biasanya saya akan mendekati beliau, menanyakan hal-hal yang tidak penting, dan pasti akan beliau jawab.
Sekarang, rasanya melihat beliau dalam posisi seperti itu, segan untuk mengganggu. .
Saya sangat bersyukur, rasa ingin tahu beliau turunkan ke diri ini. Walaupun soal keistiqomahan masih harus meneladani beliau. .
Satu hal yang paling saya ingat dari pesan beliau sewaktu saya SD, duduk di samping beliau yang sedang membaca, “orang yang rajin baca buku pasti lebih bisa mengontrol emosi daripada yang tidak rajin.” .
Ah. Saya selalu ingin seperti beliau, Bapak juara satu seluruh dunia.

Mudik Pertama Azalia

Saya dengan istri pernah membaca sebuah artikel tentang waktu yang baik untuk menanamkan sugesti adalah saat seseorang akan memasuki alam bawah sadarnya. Salah satunya saat menjelang tidur.
Jadi, malam sebelum berangkat. Ummu Aza mengingatkan saya untuk sounding kepada Aza yang akan tidur, bahwa kita akan menempuh perjalanan yang lumayan jauh dan meminta Aza untuk tidak rewel sepanjang perjalanan.
Sayapun melakukan hal tersebut.

IMG_20170530_082807_428.jpg
Besoknya, bis yang ngetem 1 jam lebih, 2 jam perjalanan bis Rajabasa-Bakauheni, 2 jam penyeberangan, 1/2 jam angkot Merak-Cilegon, 1 jam lebih angkot ngetem, 3 jam perjalanan angkot Cilegon – Labuan, total hampir 10 jam perjalanan naik turun kendaraan menuju Labuan, Aza sama sekali tidak rewel. Malah penumpang-penumpang yang bareng kami senyum-senyum melihat muka Aza yang antusias dan ramah, tak sedikit yang mengajak ngobrol Aza. Sampe pengamen di bis pun ngajak ngobrol. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ AlhamduliLlah

Malam sebelum pulang kamipun kembali sounding saat Aza akan tidur.
AlhamduliLlah.
Rute yang sama, lama perjalanan hampir sama, lagi-lagi tidak rewel. Bahkan saat angkot Labuan-Cilegon ugal-ugalan, jojong we si neng teh tidur lelap, padahal uminya mah udah was-was.
Sampe lagi di Bandarlampung, baru dah manjanya keluar. Rewelnya dirapel. Barangkali karena capek.
Semengerti-mengertinya Aza dengan sugesti kami, she’s still a 7 months old baby after all. But, we’re so grateful to have this lovely little toothless traveller who really understand her parents’ condition.

My Father Did

Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘Ω Ψ§Ψ΄Ω’Ψ±ΩŽΨ­Ω’ Ω„ΩΩŠ Ψ΅ΩŽΨ―Ω’Ψ±ΩΩŠ ΩˆΩŽΩŠΩŽΨ³Ω‘ΩΨ±Ω’ Ω„ΩΩŠ Ψ£ΩŽΩ…Ω’Ψ±ΩΩŠ ΩˆΩŽΨ§Ψ­Ω’Ω„ΩΩ„Ω’ ΨΉΩΩ‚Ω’Ψ―ΩŽΨ©Ω‹ مِنْ Ω„ΩΨ³ΩŽΨ§Ω†ΩΩŠ ΩŠΩŽΩΩ’Ω‚ΩŽΩ‡ΩΩˆΨ§ Ω‚ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩΩŠ

β€œ..Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thoha: 25-28)
IMG_20170525_205422_784
My father told me about Musa’s prayer long time ago when I got my first chance to speak in front of people. I was very nervous at that time.
Until now, the shaking hand, the butterfly in my stomach, still happen. But I remember clearly how the way he told me about that prayer.
I know that he not only taught me to recite that prayer but also to always ask Allah for helping me in sharing and explaining something, so they can understand what I said.
Yeah.. I miss him a lot.

Parents Bonding

Beberapa hari lalu saya membaca tentang pentingnya emotional bonding antara anak dengan orangtua, dimana bonding ini akan membantu saat anak mengalami masa-masa kritis dalam hidupnya: pra-sekolah, pra-pubertas, pubertas, pra-nikah, dan nikah.
Pada masa kritis tersebut, anak memerlukan suatu dukungan dan nasehat dari orang tuanya, dan seperti kita ketahui orang tua tidak akan selalu membersamai mereka 24 jam.

IMG_20170430_215623_342
Maka bonding ini akan menjadi penjaga mereka. Saat mereka butuh teman bicara atau nasehat, orangtunya yang mereka cari. Saat mereka berada di saat-saat ‘berbahaya’, nasehat orangtuanya yang diingat.
Ingat kisah Yusuf a.s saat digoda? Kalau tidak punya bonding dengan orangtuanya pasti bakal terjerumus. Karena dikisahkan pada ayat ke-24 surat Yusuf, beliau juga punya hasrat pada istri Al-Aziz.

0-2 tahun adalah masa yang paling pas untuk mulai membuat bonding ini.
Banyak hal yang bisa dilakukan, diantaranya memandikan, memakaikan pakaian, mengganti popok, tilawah, membacakan cerita, memijat, mengajak bicara dan segala interaksi yang bisa membuat bayi makin familiar dengan orangtuanya.
AlhamduliLlah,
Berdasarkan pengalaman pribadi, hal-hal ini membuat Aza makin nempel sama Abahnya. Kalau denger suara saya langsung nengok, kalau saya tidur suka tarik-tarik baju mengajak main, kalau ditinggal tanpa pamit pasti nangis, dan sekarang tingkahnya hampir sama kayak Abahnya. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ketika Sosok Itu Hadir

april_2017-03-24-17-49-36-749Yakinlah,
Saat sosok mungil tersebut Allah hadirkan ke dalam kehidupan kita,
Akan ada banyak hal yang berubah.
Tidak hanya sekedar perubahan waktu tidur,
Perubahan skala prioritas,
Perubahan kebiasaan,
Tapi juga perubahan cara pandang kita terhadap dunia.
You just found yourself take anything into consideration.
You pray a lot.
Hope a lot,
Not for yourself,
but for your child,
Your family. “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau… “(Q. S 2 : 128)